Tentang Opini Masyarakat

Mei 24, 2008

Kenaikan BBM: Impeachment?

Filed under: Uncategorized — myself @ 12:25 am

Jumat, 2008 Mei 23
Impeachmeant? 

Menjelang Malam Pergantian Harga BBM

Jalanan padat dengan kendaraan bermotor hingga menimbulkan kemacetan, bukan hal aneh saat menjelang malam pergantian tahun. Begitu pun dengan kemacetan kendaraan bermotor saat antri di pintu-pintu jalan menuju beberapa pompa bensin di kota-kota besar di Indonesia menjelang pengumuman kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak). Malam ini (23/5), Pemerintah mengadakan sidang kabinet untuk mengumumkan harga kenaikan BBM.

Menjelang malam pergantian tahun masyarakat biasanya memenuhi jalanan, membuat kemacetan, adalah bertanda kegembiraan.Tiupan terompet, bunyi klakson dan deru-deru motor-mobil yang serempak saat dentang waktu menunjukkan pukul nol-nol, pertanda datangnya tahun baru yang sangat dipandang positif. Tahun baru bermakna keinginan baru, harapan baru untuk menjalani hidup lebih baik bagi semua orang yang merayakannya.

Sedangkan di malam menjelang pergantian harga BBM, kemacetan kendaraan bermotor, bunyi klakson-bunyi klakson yang melengking, deru-deru mesin mobil dan motor saat antri di pompa-pompa bensin, suara-suara bentakan dari orang-orang kurang sabar antri, adalah kepanikan baru yang selalu berulang hingga hampir 4 tahun belakangan ini. Gambaran hari esok yang lebih berat sudah terbayang-bayang di depan mata setiap warga Indonesia.

Kepanikan baru tersebut karena pada umumnya akan menaikkan biaya jasa dan harga barang kebutuhan hidup. Harga BBM naik, biaya angkutan barang dan orang akan naik, beras akan ikut naik, harga lauk-pauk dan sayuran turut naik, biaya pendidikan dan kesehatan tak pelak akan naik, dan alat kontrasepsi pun akan naik (Kompas, 2008).

Gejala kepanikan warga bukan tak terlihat jauh-jauh hari. Demonstrasi mahasiswa anti-kenaikan BBM di beberapa kota besar yang hampir serentak sudah terjadi dalam tiga pekan ini (bahkan WALHI-Wahana Lingkungan Hidup Indonesia membuka posko korban kekerasan oleh aparat di seluruh Indonesia bagi para demonstran anti-kenaikan dalam siaran persnya, 22/5). Beberapa aliansi kepala desa di banyak tempat di Pulau Jawa menolak menyalurkan BLT (bantuan langsung tunai). Masyarakat miskin pun menolak BLT, karena BLT tidak tepat sasaran dan bukan kompensasi yang setara bagi peningkatan daya beli atas sembako yang diakibatkan kenaikan BBM. Kenaikan BBM menimbulkan kepanikan sosial.

Tak ayal pula, gejala kepanikan akibat rencana kenaikan BBM memunculkan sikap beberapa parpol-parpol besar. Semisal PKB, PAN dan PDI. PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) menolak dengan ancaman impeachment (pencabutan mandat). PAN (Partai Amanat Nasional) menolak, dan PDI tidak jadi menolak. Kenaikan BBM membuat gejala kepanikan politik.

BBM, saat ini benar-benar naik. Premium menjadi Rp.6.000 per liter, Rp.5.500 untuk solar, Rp.2.500 untuk mitan (minyak tanah). Dan malam ini benar-benar menjadi malam menjelang pergantian harga BBM, pukul nol-nol malam ini (23/5) adalah waktu dimulainya harga baru BBM. Pemerintah rupanya tak panik! Impeachment?

Sumber : Walhi News

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: